QASIDAH BURDAH IMAM AL-BUSHIRI
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Dalam kesempatan kali ini saya akan berbagi sedikit mengenai Qasidah burdah yang di karang oleh imam al busyiri
Bagian akhir dari kitab dalait khairat (setelah asma'ul husna, shalawat dan do'a) adalah Qasidah burdah (berarti jubah). Qasidah ini di tulis oleh syariffudin abu abdillah bin zaid al busyiri atau yang lebih di knal sebagai imam al busyiri. Imam al busyiri lahir di dallas atau dallos, Maroko pada 610 hijriyah (1213 masehi) dan di besarkan di busyir, Mesir sampai meninggal dunia pada 695 hijriyah (1296 masehi). Yang di makamkan di alexandria, Mesir
Qasidah burdah terdiri atas 160 bait syair yang di tulis dengan uslub (gaya bahasa) yang puitis, menarik, lembut dan elegan. Imam al busyiri menerjemahkan kehidupan Nabi Muhammad SAW kedalam bentuk bait bait puisi yang bisa di baca dengan berbagai irama yang sangat indah dan merdu. Dengan upaya ini, beliau telah berhasil menanamkan kecintaan umat islam kepada junjungan Nabi Muhammad SAW secara mendalam
Selain rasa kasih sayang dan kecintaan yang mendalam terhadao Nabi Muhammad SAW. Nilai nilai sastra, sejarah dan mural turut terkandung dalam qasidah tersebut
Dengan qasidah burdah ini Imam al busyiri ingin mengajak manusia, khususnya umat islan untuk kembali mencontoh kehidupan Nabi Muhammad SAW yang uswatun hasanah (suri tauladan yang baik), mengawal hawa nafsu dan kembali oada ajaran islam yang murni berdasarkan Al-Qur'an dan hadist. Qasidah ini tidak hanya di baca oleh institusi dan balai balai pengajian tradisional melainkan turut di kaji dan di ajarkan pula di universitas Al-Azhar, Kairo Mesir
Demikian apa yang dapat saya bagikan, mohon maaf bila terdapat kesalahan. Semoga bermanfaat, terima kasih
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Dalam kesempatan kali ini saya akan berbagi sedikit mengenai Qasidah burdah yang di karang oleh imam al busyiri
Bagian akhir dari kitab dalait khairat (setelah asma'ul husna, shalawat dan do'a) adalah Qasidah burdah (berarti jubah). Qasidah ini di tulis oleh syariffudin abu abdillah bin zaid al busyiri atau yang lebih di knal sebagai imam al busyiri. Imam al busyiri lahir di dallas atau dallos, Maroko pada 610 hijriyah (1213 masehi) dan di besarkan di busyir, Mesir sampai meninggal dunia pada 695 hijriyah (1296 masehi). Yang di makamkan di alexandria, Mesir
Qasidah burdah terdiri atas 160 bait syair yang di tulis dengan uslub (gaya bahasa) yang puitis, menarik, lembut dan elegan. Imam al busyiri menerjemahkan kehidupan Nabi Muhammad SAW kedalam bentuk bait bait puisi yang bisa di baca dengan berbagai irama yang sangat indah dan merdu. Dengan upaya ini, beliau telah berhasil menanamkan kecintaan umat islam kepada junjungan Nabi Muhammad SAW secara mendalam
Selain rasa kasih sayang dan kecintaan yang mendalam terhadao Nabi Muhammad SAW. Nilai nilai sastra, sejarah dan mural turut terkandung dalam qasidah tersebut
Dengan qasidah burdah ini Imam al busyiri ingin mengajak manusia, khususnya umat islan untuk kembali mencontoh kehidupan Nabi Muhammad SAW yang uswatun hasanah (suri tauladan yang baik), mengawal hawa nafsu dan kembali oada ajaran islam yang murni berdasarkan Al-Qur'an dan hadist. Qasidah ini tidak hanya di baca oleh institusi dan balai balai pengajian tradisional melainkan turut di kaji dan di ajarkan pula di universitas Al-Azhar, Kairo Mesir
Demikian apa yang dapat saya bagikan, mohon maaf bila terdapat kesalahan. Semoga bermanfaat, terima kasih
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Komentar
Posting Komentar